Departemen Statistika

Desain Poster Peksiminas: Delegasi Unpad Ini Buktikan PassionTak Kenal Jurusan

DELEGASI UNPAD · DESAIN POSTER PEKSIMINAS

Desain Poster Peksiminas: Delegasi Unpad Ini Buktikan Passion Tak Kenal Jurusan

Meta  deskripsi:  Aqila  Syafiqa  Pasa,  mahasiswa  Statistika  Unpad,  terpilih  sebagai  delegasi  desain  poster Peksiminas — membuktikan bahwa passion dan kreativitas tak terbatas pada satu jurusan

Siapa sangka, sebuah karya desain poster Peksiminas bisa lahir dalam waktu kurang dari tiga jam? Itulah yang dialami Aqila Syafiqa Pasa, mahasiswa Prodi Statistika Universitas Padjadjaran angkatan 2025. Berkat semangat dan kepercayaan dirinya, ia berhasil lolos seleksi internal dan kini terpilih sebagai delegasi Unpad untuk tangkai lomba desain poster di Pekan Seni Mahasiswa Nasional (Peksiminas). Sebuah kompetisi seni mahasiswa bergengsi tingkat nasional yang digelar setiap dua tahun sekali.

Peksiminas sendiri merupakan ajang seni mahasiswa terbesar di Indonesia yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan. Bagi mahasiswa seperti Aqila, kompetisi ini adalah kesempatan langka untuk membuktikan diri di panggung nasional. Sebelumnya, Unpad juga telah melahirkan berbagai delegasi berprestasi di bidang seni — dan kini giliran Aqila membawa nama almamaternya.

Tiga Jam,
Dua Menit Tersisa

Tantangan terbesar Aqila dalam persiapan lomba ini bukan soal teknik desain, melainkan waktu. Tenggat pengumpulan karya diberikan hanya tiga hari, namun karena kesibukan yang padat, ia baru mulai mengerjakan tiga jam sebelum batas waktu pukul 16.00.

Hasilnya? Aqila berhasil submit karyanya pada pukul 15.58 — hanya dua menit sebelum form pengumpulan ditutup. Pengalaman menegangkan itu justru memberinya pelajaran berharga soal manajemen waktu dan kemampuan berkarya maksimal di bawah tekanan. Bagi banyak mahasiswa, situasi seperti ini mungkin terasa familiar — dan kisah Aqila membuktikan bahwa hasil terbaik tetap bisa lahir meski waktu sangat terbatas.

Mengapa Memilih Desain Poster Peksiminas?

Ketika Universitas Padjadjaran membuka seleksi internal untuk Peksiminas, Aqila langsung mendaftarkan diri. Baginya, kompetisi ini bukan sekadar ajang unjuk karya — ini adalah kesempatan nyata untuk menjadi delegasi yang mewakili dan mengharumkan nama Unpad di panggung nasional.

Selain itu, seleksi desain poster Peksiminas ini berlangsung sepenuhnya secara daring, sehingga peserta bisa mengerjakan karya dari mana saja. Namun justru di situlah tantangan uniknya — Aqila tidak bisa melihat karya peserta lain, sehingga rasa penasaran terus mengiringinya hingga pengumuman hasil seleksi keluar. Untuk informasi lebih lanjut tentang mekanisme dan jadwal Peksiminas, kamu bisa mengunjungi laman resmi Peksiminas Kemdikbud.

Mahasiswa Statistika yang Bersinar di Bidang Seni

Menarik bahwa Aqila bukan dari program studi seni atau desain, ia adalah mahasiswa Statistika. Hal ini membuktikan bahwa passion dan ketekunan bisa melampaui batas jurusan. Desain grafis adalah kemampuan yang bisa dipelajari siapa saja, dan Aqila adalah bukti nyatanya.

Fenomena mahasiswa lintas jurusan yang berprestasi di bidang seni sebenarnya bukan hal baru di Indonesia. Namun setiap kisahnya selalu menginspirasi — terutama bagi mahasiswa lain yang mungkin masih ragu untuk mencoba hal-hal di luar zona akademiknya

Harapan untuk ke Depan

Mewakili Unpad sebagai delegasi suatu kompetisi adalah mimpi yang Aqila tulis sejak menjadi mahasiswa baru. Kini impian itu selangkah lebih dekat. Ke depan, ia berharap bisa tampil maksimal di tingkat nasional dan membuktikan bahwa mahasiswa Statistika Unpad pun bisa bersinar di bidang seni dan desain.

Ia juga berharap Unpad semakin banyak membuka wadah bagi mahasiswa untuk berprestasi, baik di bidang akademik maupun non-akademik. Menurutnya, ruang ekspresi yang luas adalah kunci lahirnya generasi mahasiswa yang tidak hanya cerdas, tetapi juga kreatif dan percaya diri.

“What you think, that’s what happened.”
— Kutipan yang dipegang Aqila sejak kelas 11 SMA

Prinsip Law of Attraction inilah yang menjadi kompas Aqila setiap kali rasa ragu datang. Dengan memberikan afirmasi positif dan fokus pada tujuan, mahasiswa semester dua ini membuktikan bahwa kepercayaan diri adalah modal utama untuk berani mencoba hal-hal baru. Kisahnya adalah pengingat bahwa prestasi tidak mengenal batas jurusan — dan waktu yang terbatas bukan alasan untuk tidak mencoba.

 

Ditulis oleh: Chattrine Chisye, mahasiswa Hubungan Masyarakat UNPAD

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *