Unpad Jadi PTN Terbaik pada Anugerah Media Humas 2019 Kategori Website

28/10/2019 0 comments admin Unpadku

[unpad.ac.id, 26/10/2019] Universitas Padjadjaran menjadi perguruan tinggi negeri (PTN) terbaik pada Anugerah Media Humas 2019 kategori pelayanan informasi melalui internet (website) yang dilaksanakan Badan Koordinasi Kehumasan (Bakohumas) Kementerian Komunikasi dan Informatika RI.  

Penetapan tersebut diumumkan dalam acara Malam Anugerah Media Humas (AMH) yang digelar di Novotel Bangka Hotel and Convention Center, Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, Jumat (25/10) malam. Penyerahan piagam juara diterima Direktur Tata Kelola dan Komunikasi Publik Aulia Iskandarsyah, M.Psi., PhD.

Unpad kembali dinyatakan masuk nominasi sebagai calon pemenang AMH 2019 untuk kategori pelayanan informasi melalui internet (website). Ini didasarkan atas penilaian objektif sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan panitia AMH maupun tim juri. Adapun tim juri berasal dari kalangan praktisi media, praktisi media sosial, praktisi teknologi informasi dan komunikasi, akademisi, dan insan media. 

“Dewan juri menyampaikan bahwa tahun ini terjadi peningkatan jumlah peserta dengan kualitas yang juga meningkat, sehingga penjurian sangat ketat dan harus memilih yang terbaik dari yang terbaik,” kata Aulia.

Aulia pun berharap, perolehan penghargaan ini dapat terus menjadi motivasi bagi Unpad untuk terus berinovasi menjadi media penghubung dan penyalur informasi yang bermanfaat bagi sivitas akademika dan masyarakat luas.

AMH merupakan ajang tahunan yang digelar Bakohumas Kemenkominfo RI. Ajang ini bertujuan memberikan stimulus agar kinerja Humas semakin berkualitas. Kategori yang dilombakan dalam AMH 2018 adalah siaran pers/pemberitaan, penerbitan media internal (inhouse magazine), pelayanan informasi melalui internet (website), serta stan pameran instansi.

Unpad sendiri sudah tiga kali berturut-turut mendapatkan penghargaan AMH Bakohumas sebagai PTN terbaik pada kategori pelayanan informasi melalui internet (website).*

Laporan oleh Arief Maulana