Rektor Lantik Sejumlah Pimpinan Baru di Lingkungan Unpad

Rektor Lantik Sejumlah Pimpinan Baru di Lingkungan Unpad

Rektor Universitas Padjadjaran, Prof. Tri Hanggono Achmad, melantik sejumlah pimpinan unit kerja di lingkungan Unpad. Pelantikan digelar di ruang Executive Lounge Gedung Rektorat Unpad Kampus Jatinangor, Kamis (17/11). Pelantikan ini dihadiri oleh Wakil Rektor, pimpinan fakultas, serta anggota Darma Wanita Persatuan (DWP) Unpad.

Pelantikan sejumlah pimpinan baru di lingkungan Unpad oleh Rektor Unpad di Executive Lounge Gedung Rektorat Unpad Jatinangor, Kamis (17/11). (Foto oleh: Tedi Yusup)*

Pelantikan sejumlah pimpinan baru di lingkungan Unpad oleh Rektor Unpad di Executive Lounge Gedung Rektorat Unpad Jatinangor, Kamis (17/11). (Foto oleh: Tedi Yusup)*

Pimpinan yang dilantik terdiri dari Direktur, Kepala Satuan Pengawas Internal, Kepala dan Wakil Kepala Satuan Pengendalian dan Koordinasi Program, serta Sekretaris Direktorat. Pelantikan tersebut merupakan upaya transformasi organisasi yang dijalankan Unpad.

“Upaya transformasi organisasi ini untuk mendukung upaya memberikan kontribusi Unpad lebih kuat bagi pembangunan bangsa,” ujar Rektor saat memberikan pengarahan.

Menjalani masa transisi sebagai Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum, aspek penting yang harus dilakukan Unpad ialah menguatkan serta melakukan pemberdayaan berbagai potensi yang dimiliki. Di tahap awal pelaksanaan ialah mengenalkan berbagai program secara masif. Program ini merupakan inisiasi untuk menjalankan aktivitas kelembagaan ke depan.

Rektor mengatakan, berbagai inovasi harus dikembangkan Unpad. Inovasi ini menjadi jiwa dari upaya membangun pengembangan Unpad ke depan. Membangun inovasi ini salah satunya ditopang dengan perangkat kelembagaan yang optimal.

“Tanpa inovasi, sulit untuk kita berkembang ke depan,” ujar Rektor.

Untuk itu, dalam pelantikan ini, ada beberapa penyesuaian transformasi kelembagaan. Secara teknis Rektor menjelaskan, kelembagaan Direktorat yang sebelumnya terdiri dari 11 Direktorat, kemudian direduksi menjadi 9 Direktorat, yaitu dengan menghilangkan 3 Direktorat, menggabungkan 2 Direktorat, dan membantuk 1 Direktorat Baru.

Untuk mempercepat proses kinerja, peran Kepala Biro dihilangkan dan diambil alih Direktur. Dalam hal ini, Direktur akan dibantu Sekretaris Direktorat guna menjalankan berbagai fungsi fasilitatif untuk menjamin terlaksananya program yang telah dirancang oleh unit kerja. “Melakukan pemberdayaan dan menyinergikan berbagai program,” tambah Rektor.

Dengan upaya transformatif kelembagaan ini, Rektor menargetkan pada 2018 mendatang Unpad telah berada pada posisi stabil sebagai PTN Badan Hukum.

Berdasarkan Surat Keputusan Rektor Nomor 1883-1912/UN6.RKT/2016, nama pejabat Direktur dan Kepala yang dilantik dalam kesempatan tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Prof. Dr. Budi Setiabudiawan, dr., Sp.A-K, M.Kes., sebagai Direktur Sumber Daya Pembelajaran dan Perpustakaan;
  2. Drs. Gatot Riwi Setyanto, M.Si., sebagai Direktur Direktur Sumber Daya Manusia;
  3. Dr. Reiza D. Dienaputra, M.Hum., sebagai Direktur Pendidikan dan Kemahasiswaan;
  4. Edi Jaenudin, S.E., M.Si., Ak., sebagai Direktur Keuangan dan Logistik;
  5. Rizky Abdulah, S.Si., Apt., PhD, sebagai Direktur Riset dan Pengabdian kepada Masyakarat;
  6. Dr. Irwan Ary Dharmawan, M.Si., sebagai Direktur Sarana dan Prasarana;
  7. Dr. Dwi Purnomo, S.TP., M.T., sebagai Direktur Kerjasama dan Korporasi Akademik
  8. Ade Kadarisman, S.Sos., M.T., sebagai Direktur Tata Kelola dan Komunikasi Publik/Kepala Kantor Internasional;
  9. dr. Irvan Afriandi, M.PH., sebagai Direktur Perencanaan dan Sistem Informasi;
  10. Drs. Agus Safari, M.Si., sebagai Kepala Satuan Pengendalian dan Koordinasi Program;
  11. Cahya Irawady, S.E., Ak., M.Si., sebagai Kepala Satuan Pengawas Internal.*

Lampiran:
Lampiran SK Pengangkatan Direktur, Kepala SPI, Kepala dan Wakil Kepala Satuan Pengendalian dan Koordinasi Program, serta Sekretaris Direktorat

 Laporan oleh: Arief Maulana / eh

Dipost Oleh Mas Agus Setyawan

No matter how exciting or significant a person's life is, a poorly written biography will make it seem like a snore. On the other hand, a good biographer can draw insight from an ordinary life-because they recognize that even the most exciting life is an ordinary life! After all, a biography isn't supposed to be a collection of facts assembled in chronological order; it's the biographer's interpretation of how that life was different and important.

Post Terkait

Tinggalkan Komentar